Jember Fashion Carnaval (JFC) yang spektakuler akan kembali menjadi
pusat perhatian tahun ini ketika meluncurkan karpet di kota Jember yang
menawan di Provinsi Jawa Timur, dari tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus
2019.
Karnaval Jember adalah yang pertama yang memulai tren di Indonesia, memamerkan kostum modern yang luar biasa spektakuler yang berakar pada berbagai tradisi dan budaya di seluruh pulau Indonesia.
Secara umum, Jember Fashion Carnaval menggunakan busana bertema dunia atau tema yang terinspirasi alam. Persiapan diadakan secara luas beberapa bulan sebelum dan peserta mengajukan diri untuk acara tersebut.
Gagasan untuk Jember Fashion Carnaval direalisasikan oleh perancang dan pengajar mode lokal Dynand Fariz. Awalnya,
pekan mode bertema dunia yang dikenal sebagai Pekan Mode Dynand Fariz
diadakan pada tahun 2001. Pada tahun 2002, pekan mode diadakan di
sekitar kota Jember. Ini telah mengilhami penciptaan Jember Fashion Carnaval. Jember Fashion Carnaval pertama diadakan pada 1 Januari 2003, tanggal yang sama dengan hari berdirinya Kota Jember. Ini diikuti oleh Jember Fashion Carnaval lainnya pada Agustus 2003. Sejak itu karnaval diadakan pada bulan Agustus.
JAKARTA, KOMPAS.com -
Jember Fashion Carnaval ( JFC) tahun ini akan kembali digelar pada 31
Juli - 4 Agustus 2019. Tahun ini JFC akan mengakat tema 'Tribal
Grandeur' dan akan melibatkan lebih dari 6.000 peserta karnaval.
"Kreativitas JFC semakin layak dijadikan magnet untuk mendatangkan
wisman, tetapi dari commercial value atau financial value masih belum
digarap optimal karena belum bisa dikapitalisasi dengan baik,” kata
Presiden JFC Dynand Fariz dalam acara peluncuran JFC, sesuai siaran pers
yang diterima KompasTravel, Kamis (28/2/2019).
Menpar Arief Yahya mengatakan penyelengaraan JFC sangat menginspirasi
banyak karnaval di Tanah Air.
Ia berharap penyelenggaraan JFC yang telah memiliki sederet penghargaan
itu dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan event-event serupa yang
ada di Indonesia.
Baca juga: Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia
Terlebih setelah karnaval yang dirintis di Kabupaten Jember, Jawa Timur
itu menduduki peringkat pertama sebagai karnaval terbaik di Asia dan
karnaval terbaik ke-3 di dunia setelah Rio de Janeiro Carnival di Brazil
dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles, Amerika Serikat.
“JFC sudah tiga kali berturut-turut masuk dalam Top 10 dari 100 Calender
of Event (CoE) Nasional. Semua yang bagus-bagus ada di JFC. Saya harap
JFC bisa jadi standar penyelenggaran event di Indonesia,” kata Menpar.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri
JAKARTA, KOMPAS.com -
Jember Fashion Carnaval ( JFC) tahun ini akan kembali digelar pada 31
Juli - 4 Agustus 2019. Tahun ini JFC akan mengakat tema 'Tribal
Grandeur' dan akan melibatkan lebih dari 6.000 peserta karnaval.
"Kreativitas JFC semakin layak dijadikan magnet untuk mendatangkan
wisman, tetapi dari commercial value atau financial value masih belum
digarap optimal karena belum bisa dikapitalisasi dengan baik,” kata
Presiden JFC Dynand Fariz dalam acara peluncuran JFC, sesuai siaran pers
yang diterima KompasTravel, Kamis (28/2/2019).
Menpar Arief Yahya mengatakan penyelengaraan JFC sangat menginspirasi
banyak karnaval di Tanah Air.
Ia berharap penyelenggaraan JFC yang telah memiliki sederet penghargaan
itu dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan event-event serupa yang
ada di Indonesia.
Baca juga: Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia
Terlebih setelah karnaval yang dirintis di Kabupaten Jember, Jawa Timur
itu menduduki peringkat pertama sebagai karnaval terbaik di Asia dan
karnaval terbaik ke-3 di dunia setelah Rio de Janeiro Carnival di Brazil
dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles, Amerika Serikat.
“JFC sudah tiga kali berturut-turut masuk dalam Top 10 dari 100 Calender
of Event (CoE) Nasional. Semua yang bagus-bagus ada di JFC. Saya harap
JFC bisa jadi standar penyelenggaran event di Indonesia,” kata Menpar.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri




