Rabu, 21 Agustus 2019

Gelegar Jember Fashion Carnaval 2019


Jember Fashion Carnaval (JFC) yang spektakuler akan kembali menjadi pusat perhatian tahun ini ketika meluncurkan karpet di kota Jember yang menawan di Provinsi Jawa Timur, dari tanggal 30 Juli hingga 3 Agustus 2019.

Karnaval Jember adalah yang pertama yang memulai tren di Indonesia, memamerkan kostum modern yang luar biasa spektakuler yang berakar pada berbagai tradisi dan budaya di seluruh pulau Indonesia. 

Secara umum, Jember Fashion Carnaval menggunakan busana bertema dunia atau tema yang terinspirasi alam. Persiapan diadakan secara luas beberapa bulan sebelum dan peserta mengajukan diri untuk acara tersebut.


Gagasan untuk Jember Fashion Carnaval direalisasikan oleh perancang dan pengajar mode lokal Dynand Fariz. Awalnya, pekan mode bertema dunia yang dikenal sebagai Pekan Mode Dynand Fariz diadakan pada tahun 2001. Pada tahun 2002, pekan mode diadakan di sekitar kota Jember. Ini telah mengilhami penciptaan Jember Fashion Carnaval. Jember Fashion Carnaval pertama diadakan pada 1 Januari 2003, tanggal yang sama dengan hari berdirinya Kota Jember. Ini diikuti oleh Jember Fashion Carnaval lainnya pada Agustus 2003. Sejak itu karnaval diadakan pada bulan Agustus.
JAKARTA, KOMPAS.com - Jember Fashion Carnaval ( JFC) tahun ini akan kembali digelar pada 31 Juli - 4 Agustus 2019. Tahun ini JFC akan mengakat tema 'Tribal Grandeur' dan akan melibatkan lebih dari 6.000 peserta karnaval. "Kreativitas JFC semakin layak dijadikan magnet untuk mendatangkan wisman, tetapi dari commercial value atau financial value masih belum digarap optimal karena belum bisa dikapitalisasi dengan baik,” kata Presiden JFC Dynand Fariz dalam acara peluncuran JFC, sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (28/2/2019). Menpar Arief Yahya mengatakan penyelengaraan JFC sangat menginspirasi banyak karnaval di Tanah Air. Ia berharap penyelenggaraan JFC yang telah memiliki sederet penghargaan itu dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan event-event serupa yang ada di Indonesia. Baca juga: Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia Terlebih setelah karnaval yang dirintis di Kabupaten Jember, Jawa Timur itu menduduki peringkat pertama sebagai karnaval terbaik di Asia dan karnaval terbaik ke-3 di dunia setelah Rio de Janeiro Carnival di Brazil dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles, Amerika Serikat. “JFC sudah tiga kali berturut-turut masuk dalam Top 10 dari 100 Calender of Event (CoE) Nasional. Semua yang bagus-bagus ada di JFC. Saya harap JFC bisa jadi standar penyelenggaran event di Indonesia,” kata Menpar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri
JAKARTA, KOMPAS.com - Jember Fashion Carnaval ( JFC) tahun ini akan kembali digelar pada 31 Juli - 4 Agustus 2019. Tahun ini JFC akan mengakat tema 'Tribal Grandeur' dan akan melibatkan lebih dari 6.000 peserta karnaval. "Kreativitas JFC semakin layak dijadikan magnet untuk mendatangkan wisman, tetapi dari commercial value atau financial value masih belum digarap optimal karena belum bisa dikapitalisasi dengan baik,” kata Presiden JFC Dynand Fariz dalam acara peluncuran JFC, sesuai siaran pers yang diterima KompasTravel, Kamis (28/2/2019). Menpar Arief Yahya mengatakan penyelengaraan JFC sangat menginspirasi banyak karnaval di Tanah Air. Ia berharap penyelenggaraan JFC yang telah memiliki sederet penghargaan itu dapat dijadikan tolak ukur untuk pelaksanaan event-event serupa yang ada di Indonesia. Baca juga: Menpar: Jember Fashion Carnaval Berkelas Dunia Terlebih setelah karnaval yang dirintis di Kabupaten Jember, Jawa Timur itu menduduki peringkat pertama sebagai karnaval terbaik di Asia dan karnaval terbaik ke-3 di dunia setelah Rio de Janeiro Carnival di Brazil dan Pasadena Flower Carnival di Los Angeles, Amerika Serikat. “JFC sudah tiga kali berturut-turut masuk dalam Top 10 dari 100 Calender of Event (CoE) Nasional. Semua yang bagus-bagus ada di JFC. Saya harap JFC bisa jadi standar penyelenggaran event di Indonesia,” kata Menpar.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jember Fashion Carnaval Kembali Digelar Pertengahan 2019", https://travel.kompas.com/read/2019/03/01/060900527/jember-fashion-carnaval-kembali-digelar-pertengahan-2019?page=all.
Penulis : Silvita Agmasari
Editor : Sri Anindiati Nursastri

OMJ UIN Malang Gelar Pengabdian Masyarakat



TIMESINDONESIA, MALANG – Banyak cara untuk mengisi liburan. Seperti yang dilakukan oleh OMJ (Organisasi Mahasiswa Jember) dari UIN Malang. Mereka menggelar berbagai kegiatan yang cukup padat selama sepekan, mulai dari tanggal 7-13 Januari 2019.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Desa Glundengan, Kec. Wuluhan Kab. jember itu, OMJ UIN Malang menggandeng perangkat desa dan MIMA Darus Salam Desa Glundengan. Sebagai kegiatan awal, mahasiswa melakukan bersih-bersih desa. Seperti mengecat, bersih mushola, mengajar ngaji di mushala, melakukan bimbingan belajar, melaksanakan lomba Tradisional yang diikuti oleh anak-anak desa, classmeeting di MIMA Darussalam. Di hari digelar workshop hidroponik bersama warga sekitar Glundengan. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penananman bibit alpukat bersama warga sekitar.


Di akhir rangkaian kegiatan itu, digelar clossing ceremony PM OMJ UIN Malang 2019. Acara diisi dengan pengajian, shalawat serta pemberian santunan pada anak yatim bersama Gus Hamid Farouq.
OMJ UIN Malang menggelar rangkaian kegiatan itu juga untuk membentuk kualitas kader berbasis pemberdayaan masyarakat, dan mengabdi penuh untuk kemaslahatan umat.